WAHANANEWS.CO - Orang tua korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha mengungkap perlakuan para pengasuh yang disebut sangat kejam hingga dibandingkan lebih sadis dari Kamp Guantanamo Kuba, penjara militer kontroversial yang selama ini dikenal karena dugaan penyiksaan terhadap tahanan.
Salah satu orang tua korban, Noorman Windarto, menyampaikan perbandingan itu saat menceritakan kondisi di dalam daycare dan perlakuan yang dialami anak-anak dengan suara bergetar.
Baca Juga:
Makan Malam Elite Berubah Mencekam, Trump dan JD Vance Dievakuasi
"Kita ya percaya saja kalau tempatnya luas dan yang bikin konyol kami itu kita nggak nanyakan di sana tuh sebenarnya sudah ada berapa anak," terang Noorman usai pertemuan dengan Wali Kota Jogja dilansir detikJogja, Senin (27/4/2026).
Noorman mengaku baru mengetahui bahwa jumlah anak di tempat tersebut mencapai lebih dari 50 orang dengan rentang usia bayi hingga balita.
"Ternyata begitu pas tahu di sana ada 50 lebih ya, anak yang usia bayi sampai balita tuh, wah luar biasa ternyata nggak manusiawi, kalau sama Kamp Guantanamo katanya lebih sadis kamp ini," sambungnya.
Baca Juga:
Tegur Ibu Kasar ke Anak, Anggota TNI AD Dikeroyok di Stasiun Depok Baru
Noorman juga datang ke lokasi saat polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026), dan saat itu ia ikut menyaksikan video proses penggerebekan tersebut.
Ia mengaku tidak sanggup melihat rekaman itu sampai selesai karena terpukul dengan kondisi yang terlihat di dalam daycare tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.