Di sisi lain, Joni mengingatkan, barang bawaan sejatinya menjadi tanggung jawab penumpang itu sendiri.
KAI memang menyediakan berbagai fasilitas keamanan yang memadai, namun itu tidak seharusnya menjadikan penumpang lengah.
Baca Juga:
Jumlah Penumpang Kereta Api Daop 1 Jakarta Tembus 738 Ribu di H-2 Lebaran
"Meskipun tingkat keamanan yang diberikan KAI sudah baik, tetapi penumpang harus tetap waspada dan fokus dalam menjaga barang bawaannya," ujarnya.
Bagi para pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun, dapat melaporkan kepada petugas antara lain Kondektur yang sedang berdinas di atas KA.
Penumpang juga dapat melaporkan kehilangan barang kepada petugas keamanan di stasiun atau melalui layanan Contact Center KAI 121.
Baca Juga:
Menteri PPPA Tinjau Fasilitas dan Layanan Perempuan dan Anak di Kereta Api bagi Pemudik Lebaran
Joni menjelaskan bahwa selama periode masa angkutan Lebaran 2024, mulai dari tanggal 31 Maret hingga 8 April 2024, KAI telah berhasil mengembalikan 132 barang temuan kepada pemiliknya dengan estimasi nilai total barang sebesar Rp 793.475.000.
Barang-barang yang dikembalikan tersebut meliputi laptop, ponsel, tablet, smartwatch, dompet, makanan, dan lain sebagainya.
"Dalam periode puncak seperti saat momen Angkutan Lebaran ini, volume penumpang meningkat secara signifikan, oleh karena itu kami ingin mengingatkan kembali agar pelanggan tetap waspada," ujar Joni.