“Alhamdulillah, anggota sudah bisa keluar dari kampus dan kembali ke kantor,” tambahnya, memastikan bahwa situasi telah terkendali.
Selain upaya pembebasan anggota polisi, aparat Provos Polda Jawa Tengah juga membantu mengawal ratusan mahasiswa yang sempat tertahan di dalam area kampus.
Baca Juga:
PAMA Group Tanam 2.000 Mangrove Bersama Media
Para mahasiswa tersebut akhirnya diperkenankan pulang dengan aman dan tertib ke rumah masing-masing.
“Dikawal anggota Provos Polda Jawa Tengah, mereka dipersilakan untuk kembali dan pulang ke rumah dengan aman dan tertib,” ungkap Artanto.
Kericuhan bermula sekitar pukul 17.15 WIB, saat massa aksi mencoba merangsek masuk dan melempari aparat dengan benda-benda yang memicu situasi memanas.
Baca Juga:
Perkara Korupsi Sritex, Pengadilan Tipikor Semarang Vonis Bebas Kepala Divisi Korporasi BJB
Untuk membubarkan massa, polisi terpaksa menembakkan gas air mata ke arah kerumunan, yang menyebabkan para demonstran berlarian mencari perlindungan.
Bentrok tersebut juga menyebabkan sejumlah demonstran yang mengenakan pakaian serba hitam ditangkap oleh aparat dan diangkut menggunakan kendaraan taktis ke markas kepolisian.
Hingga malam hari, tepatnya sekitar pukul 23.00 WIB, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar lingkungan Universitas Diponegoro.