WahanaNews.co | Seorang prajurit TNI tewas setelah terkena luka tembak akibat diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyerang Pos Satuan Tugas (Satgas) Kodim Mupe Yonif 3 di wilayah Kalikote, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat (22/4) sore Kemarin.
"Satu meninggal dunia atas nama Pratu (Prajurit Satu) Mar Dwi Miftahul Ahyar," kata Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol (Kav) Herman Taryaman kepada wartawan, Sabtu (23/4).
Baca Juga:
RUU TNI Disahkan, 2.569 Prajurit Aktif di Lembaga Sipil Harus Mundur
Herman mengatakan bahwa dalam insiden itu terdapat satu perwira TNI bernama Mayor (Mar) Lilik Cahyanto yang juga terkena luka rekoset atau pantulan peluru di bagian bahu.
Dia menjelaskan bahwa setelah penembakan itu, wilayah di Pos Kalikote masih mengalami gangguan sinyal seluler sehingga belum diketahui lebih lanjut laporan lengkap mengenai insiden tersebut.
Herman mengatakan bahwa korban pagi hari ini sudah dievakuasi menggunakan Helikopter jenis Caracal ke dari Distrik Kenyam.
Baca Juga:
DPR Pastikan Pembahasan RUU TNI Tetap Mendengar Suara Publik, Puan: Jelas Hanya 15 Jabatan yang Boleh Diisi TNI
"Jenazah tiba pukul 11.15 WIT selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan pemulasaran jenazah," kata Herman.
Menurut dia, situasi di wilayah Nduga saat ini sudah dapat dikendalikan. Menurutnya, aparat TNI bersiaga untuk mengantisipasi serangan tembakan susulan dari kelompok separatis tersebut.
Dia mengatakan, tak ada korban dari unsur masyarakat sipil dalam insiden tersebut.