Sehingga, dirinya berinisiatif mengangkat barang-barang di Museum Lapawawoi yang diklaim miliknya.
Beberapa benda bersejarah di Museum Saoraja Lapawawoi tidak diambil Budi Santoso dan Andi Baso Bone.
Baca Juga:
Komnas HAM Desak Polri Mainstreaming HAM Usai Kematian Bripda DP
Di antaranya, stempel kerajaan Bone 40 buah, besi sikoi, lanraseng Manurung beserta palunya milik Laummasa.
Ada juga perisai panjang milik Laummasa, perisai bulat peninggalan Bangsa Inggris, silsilah kerajaan, alat tenun, gerabah, beberapa lemari, alat-alat tangkapan ikan tradisional, miniatur Pinisi.
Di antara benda tersebut, beberapa diakui Budi Santoso bukan milik Andi Mappasissi Petta Awangpone.
Baca Juga:
Balita Bilqis Tiga Kali Dijual, Polda Sulsel Bongkar Jaringan Penculik di Makassar
Yakni, stempel kerajaan Bone 40 buah, besi sikoi, lanraseng Manurung beserta palunya milik Laummasa, perisai panjang milik Laummasa, perisai bulat peninggalan Bangsa Inggris, dan silsilah kerajaan.
“Adapun yang lainnya milik Petta Awangpone, saya tidak ambil karena dikhawatirkan rusak saat diangkat,” jelasnya. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.