“Pada saat interview kerja, jobdesk kami sebagai guru dan pengasuh. Bukan pembantu atau ART dia pribadi. Tapi, kami dilingkupi ART pribadinya dan ART di sekolah,” imbuh dia.
MI yang juga merupakan parenting influencer ini kerap menyuruh para guru untuk membersihkan kulkas, kamar mandi, mencuci baju dan gorden.
Baca Juga:
Pria di Batam Tewas Ditusuk Pacar Gegara Diduga Pakai Uang Buat Judi Slot
“Kalau untuk gaji, enggak sepadan banget. Karena kami juga melingkupi semuanya. Karena bukan jadi guru dan pengasuh saja, kami jadi pembantu, jadi ART,” kata Ririn.
Pemilik Daycare Suruh Guru Mengajar
Ririn mengungkapkan bahwa sebelum pelaku melakukan tindakan kekerasan, ia meminta para guru keluar dari ruangan untuk mengajar, meninggalkan hanya pelaku, korban anak MK (2), dan satu anak lainnya di dalam ruangan.
Baca Juga:
Pemkot Bengkulu Siagakan Panggilan Darurat 112 24 Jam Selama Libur Idul Fitri
“Ketika insiden tersebut terjadi, seperti yang dijelaskan oleh ibunda anak, kami memang disuruh keluar untuk mengajar,” kata Ririn.
“Selain mengasuh, kami juga bertugas sebagai guru di sana,” tambahnya.
Ririn menjelaskan bahwa seharusnya tugas mengajar dan mengasuh dibagi secara merata di antara para guru.