WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sunyi sebuah garasi di kawasan wisata Bali berubah menjadi akhir hidup seorang perempuan asing ketika tubuhnya ditemukan tergantung bersama surat wasiat yang mengungkap keputusasaan, perang, dan permintaan terakhirnya.
Seorang perempuan warga negara asing asal Rusia berinisial VG (50) ditemukan tewas diduga gantung diri di garasi rumahnya di Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Kamis (1/1/2025).
Baca Juga:
Pramono Desak Aparat Tindak Pria WNA Umbar Alat Kelamin di Blok M
Korban meninggalkan sepucuk surat wasiat yang berisi alasan mengakhiri hidup serta sejumlah permintaan pribadi kepada karyawannya.
“Posisi dan kondisi korban ditemukan dalam keadaan tergantung di garasi rumah dan terlihat badan korban sudah dalam keadaan lebam mayat,” kata PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/1/2025).
Petugas kepolisian menemukan surat wasiat korban dalam bahasa Inggris yang diletakkan di atas meja ruang tamu rumahnya, ungkap Inastuti.
Baca Juga:
Kejagung Berhentikan Sementara Tiga Jaksa Banten Tersangka Kasus Pemerasan WN Korsel
Dalam surat wasiat tersebut, korban menyinggung Presiden Rusia Vladimir Putin dan perang di negaranya yang membuat dirinya berhenti bekerja hingga kehabisan uang.
“Saya tidak punya uang lagi untuk bertahan hidup. Dulu saya berhenti bekerja karena hati nurani saya tidak mengizinkan saya membayar pajak kepada Rusia fasis untuk perang ini. Putin telah mengambil segalanya dari saya. Tidak ada hal baik di depan, jadi tidak ada alasan dan kekuatan untuk melanjutkan,” tulis korban dalam surat wasiatnya.
Selain itu, korban juga menuliskan sejumlah permintaan terakhir kepada orang-orang terdekatnya.