WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat inklusif dengan meresmikan pembukaan Akademi Batik Tuli's di Rumah Batik Palbatu, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/4/2026).
Program ini merupakan kelanjutan dari kemitraan erat yang telah terjalin sejak tahun 2025 antara PLN UID Jakarta Raya dan Rumah Batik Palbatu. Selain sebagai mitra binaan langsung, Rumah Batik Palbatu juga merupakan anggota aktif dalam Hub UMK Jakarta Raya, lembaga pembinaan UMKM strategis yang didukung oleh PLN UID Jakarta Raya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Jakarta.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Raih Peringkat Platinum pada Nusantara CSR Awards 2026 melalui Program Terang Aksara Empowerment
Dukungan PLN terhadap Rumah Batik Palbatu dalam dua tahun terakhir menunjukkan komitmen yang terstruktur. Pada tahun 2025, PLN telah memberikan dukungan infrastruktur dan teknologi berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah limbah produksi batik agar ramah lingkungan, serta penyediaan mesin laser cutting CNC untuk inovasi pembuatan canting cap dari kayu. Di tahun 2026 ini, fokus dukungan beralih pada penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan terstruktur bagi teman difabel untuk mendukung kemandirian dan inklusivitas di masyarakat.
Program Akademi Batik Tuli's menyasar 30 peserta difabel (diutamakan tuna rungu wicara) untuk mendapatkan kompetensi di bidang batik cap. Selain itu, program ini juga akan memberikan pelatihan pembuatan produk turunan dari batik tersebut sehingga teman difabel menjadi lebih berdaya dan mandiri.
"Melalui Akademi Batik Tuli's, kami ingin memberikan bekal keterampilan (skill) yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini. Target kami adalah agar para peserta tidak hanya mahir membatik, tetapi juga memahami estetika desain busana hingga akhirnya mendapatkan sertifikasi kompetensi skema batik cap yang diakui secara nasional," ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin.
Baca Juga:
PLN Perkuat Ekosistem Digital, Tandatangani PJBTL Dua Data Center masing-masing Berkapasitas 2x29,9 MVA
Keberhasilan kolaborasi ini pun telah diakui secara luas melalui berbagai apresiasi bergengsi. Selama dalam pembinaan PLN UID Jakarta Raya, Rumah Batik Palbatu telah meraih penghargaan Bina Mitra UMKM Awards 2025 (predikat Gold), Nusantara CSR Awards 2025 (predikat Platinum), serta Derap Kerjasama Awards 2025.
"Nama 'Tuli's' adalah representasi semangat teman-teman tuna rungu yang mampu 'menuliskan' karya melalui batik. Dengan pendampingan Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan psikolog, kami yakin para lulusan akademi ini akan memiliki nilai tawar yang tinggi di dunia kerja," ungkap pendiri Rumah Batik Palbatu, Budi Dwi Hariyanto. Ia juga menyampaikan bahwa dukungan PLN di tahun 2026 ini semakin mengukuhkan predikat Rumah Batik Palbatu sebagai pengrajin batik ramah disabilitas.
Melalui sinergi ini, PLN UID Jakarta Raya dan Rumah Batik Palbatu berharap terus menginspirasi banyak pihak bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai profesionalisme, kemandirian ekonomi, dan pelestarian warisan budaya bangsa.