WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Upaya pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan sistem kelistrikan utama hingga jaringan distribusi yang terhubung langsung ke pelanggan.
Baca Juga:
PLN Siaga Penuh Amankan Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 RI
PLN mencatat seluruh 11 Gardu Induk (GI) yang sebelumnya terdampak gempa telah berhasil dipulihkan.
Dengan kondisi pasokan utama yang telah kembali normal, petugas kini berfokus pada penormalan jaringan distribusi di sejumlah wilayah yang masih mengalami gangguan.
Hingga Minggu (16/8/2026) malam, sebagian besar jaringan distribusi di Flores telah kembali beroperasi dan masyarakat di berbagai wilayah mulai kembali mendapatkan pasokan listrik.
Baca Juga:
PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Flores Pascagempa M7,7, 11 Gardu Induk Kembali Normal
Kendati demikian, PLN masih menemukan 29 desa dari total 1.557 desa di Flores yang belum dapat dipulihkan sepenuhnya.
Kondisi tersebut terutama disebabkan oleh keterbatasan akses menuju lokasi terdampak.
Sejumlah wilayah juga masih terisolir akibat kerusakan jalan, longsor, serta dampak lain yang ditimbulkan oleh gempa.