Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan infrastruktur berkeadilan sebagai salah satu prioritas nasional.
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penyambungan listrik baru. Sepanjang tahun 2025, jumlah pelanggan PLN mencapai 96,2 juta, meningkat 3,3 juta pelanggan dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Listrik di PLN Mobile Dapat Voucher Rp10.000
“Dukungan Pemerintah yang kuat menjadi fondasi penting bagi PLN untuk menjalankan mandat menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Listrik bukan sekadar energi, tetapi menjadi penggerak produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Darmawan.
Selain memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat, peningkatan jumlah pelanggan juga memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan.
Pada tahun 2025, pendapatan dari penyambungan pelanggan baru mencapai Rp2,24 triliun atau meningkat 28,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak, Warga Kini Nikmati Energi Sepanjang Hari
Kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan pelanggan berasal dari segmen rumah tangga. Jumlah pelanggan rumah tangga meningkat sebanyak 2,74 juta pelanggan atau tumbuh sekitar 3,2 persen secara tahunan (year on year/YoY), dari 84,66 juta pelanggan pada 2024 menjadi 87,40 juta pelanggan pada 2025.
Pertumbuhan ini menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan kelistrikan yang andal.
Di sektor usaha, aktivitas ekonomi yang semakin bergeliat turut mendorong peningkatan kebutuhan energi.