Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengungkapkan, penyesuaian anggaran untuk dialihkan kepada program itu sebesar Rp 1,5 triliun, yang berasal dari dukungan manajemen.
"Tadi kami membahas terkait penyesuaian anggaran, yang awalnya untuk dukungan manajemen kurang lebih Rp 8 triliun, diturunkan menjadi kurang lebih Rp 7 triliun, jadi turun Rp 1,5 triliun, yang kami alokasikan untuk lebih banyak ke program pemenuhan gizi nasional," terangnya.
Baca Juga:
Setahun MBG, 23 SPPG Telah Beroperasi di Jakbar dengan 85.183 Ribu Penerima Manfaat
Yang menarik, Presiden Prabowo Subianto ternyata harus merogoh kocek untuk membiayai program ini.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dalam penyelenggaraan program MBG masih ada beberapa daerah yang menggunakan dana pribadi Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya yang berada di Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Yang Kendari memang itu dia masih punya sisa anggaran uji coba dari yang diberikan pak Prabowo sebelumnya, jadi mereka masih menggunakan dana yang itu," kata Hasan
Baca Juga:
Operasional Ratusan Juta Per Minggu, Menu MBG di Raja Ampat Tak Sesuai dengan Standar Gizi yang Ditetapkan
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.