WAHANANEWS.CO, Jakarta - Fakta mengejutkan soal kapal Pertamina di Selat Hormuz akhirnya dijawab, setelah publik dibuat heboh karena seluruh kru disebut bukan WNI.
Pihak Pertamina buka suara terkait viralnya kapal tanker Gamsunoro yang disebut tidak memiliki kru warga negara Indonesia, setelah seorang pelaut bernama Adrian Umar mengungkapnya di media sosial.
Baca Juga:
Optimasi Pengeboran Agresif, PHR Zona 4 Dongkrak Produksi dan Sabet 5 Penghargaan
Kabar tersebut langsung menyedot perhatian publik dan memicu banjir pertanyaan netizen di akun resmi Pertamina mengenai alasan tidak adanya tenaga kerja Indonesia di kapal milik nasional itu.
“Kok bisa kru kapal gamsunoro orang prindavan semua?” tanya netizen.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina menjelaskan bahwa kapal Gamsunoro beroperasi dalam skema kerja sama internasional sehingga pengelolaan kru tidak sepenuhnya berada di tangan perusahaan.
Baca Juga:
Harga Diesel Melonjak, BP-AKR Naikkan Hingga Rp25.560 per Liter
“Kapal Gamsunoro merupakan armada PIS @pertaminainternationalshipping yang melayani pasar internasional, dalam operasional global kerja sama dengan pihak penyewa dan ship manager adalah praktik umum,” tulis akun Pertamina.
Penjelasan tersebut juga menegaskan bahwa kapal tersebut saat ini disewa oleh pihak ketiga yang memiliki kewenangan dalam menentukan kru sesuai regulasi internasional.
“MT Gamsunoro melayani pasar internasional di kawasan Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika, saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai regulasi internasional dan standar operasional ketat,” lanjutnya.