“Negatif, tidak ada orang Indonesia, semuanya India,” akui kru kapal.
Setelah percakapan tersebut, Adrian mengaku syok karena ekspektasinya bertemu sesama pelaut Indonesia tidak terwujud.
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Resmi Buka PINDEX 2026 Tampilkan Inovasi Engineering Sektor Energi Hilir
“Itu salah satu percakapan gue dengan kru kapal tanker Gamsunoro, syok, gue juga syok karena gue berharap itu ada orang Indonesia di sana,” ungkap Adrian.
Ia bahkan memilih tidak melanjutkan video tersebut karena khawatir menyinggung publik.
“Enggak ada gue edit, videonya enggak gue lanjutin karena takutnya kalian sakit hati karena nadanya lumayan mengejek,” kata Adrian.
Baca Juga:
PINDEX 2026 Digelar di ICE BSD 3-5 Juni, Pertamina Patra Niaga Ajak Publik Lihat Inovasi Energi Hilir Gratis
Adrian mengaku kecewa sebagai pelaut Indonesia karena potensi SDM dalam negeri dinilai tidak dimanfaatkan secara maksimal.
“Sebagai putra bangsa pasti kecewa, tapi Indonesia itu memiliki 1,4 juta pelaut, kita ada di urutan ketiga di dunia untuk non perwira,” ujarnya.
Ia juga mengkritik kebijakan yang dinilai lebih menguntungkan tenaga kerja asing dibandingkan anak bangsa sendiri.