“MARTABAT Prabowo-Gibran melihat langkah ini sebagai bagian dari arah besar pemerintahan yang ingin membuat BUMN lebih fokus, lebih efisien, dan lebih bermanfaat bagi rakyat,” ujar Tohom.
Sebelumnya, tujuh anak usaha BUMN di sektor logistik resmi bergabung dalam satu entitas melalui penandatanganan Shareholder Agreement dan akta penggabungan di Pos Bloc Jakarta pada Selasa 30/06/2026.
Baca Juga:
Ketua PDPM Muara Enim Ajak Warga Tak Terprovokasi Isu Politik
Sebelumnya, Ketua Steering Committee PMO Konsolidasi BUMN Logistik sekaligus Direktur Utama PT Pos Indonesia Daud Joseph menyatakan PT Multi Terminal Indonesia ditetapkan sebagai perusahaan yang tetap bertahan setelah proses penggabungan.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.