Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam program ini tidak hanya sebatas memfasilitasi perjalanan mudik, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto memberikan bingkisan kepada salah satu peserta Mudik Gratis BUMN sebelum dirinya melepas secara simbolis rombongan pemudik dengan moda kereta dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta pada Sabtu (21/03/2026
Baca Juga:
Dorong Energi Bersih, PLN Hadirkan PLTS Mentari Nusantara I Lewat Skema GIGA ONE
“Program ini tidak hanya membantu masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dengan lebih aman dan nyaman, tetapi juga menjadi wujud kolaborasi BUMN dalam menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan," ucap Yusuf Didi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penggunaan moda transportasi massal seperti kereta api dalam program ini berpotensi menekan emisi karbon hingga sekitar 19 persen dibandingkan penggunaan sepeda motor.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon.
Baca Juga:
Lewat Sustainability Day 2026, PLN Tegaskan Komitmen Transisi Energi Berkelanjutan
Tampak dua pemudik sedang berbincang-bincang dengan Direktur Legal dan Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto sesaat sebelum diberangkatkan ke rute tujuan mudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta pada Sabtu (21/03/2026
“Pemanfaatan transportasi massal seperti kereta menjadi langkah nyata untuk menekan emisi karbon dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi. Jadi, selain memberikan manfaat dengan memfasilitasi para pemudik agar dapat berkumpul bersama keluarga di momen Hari Raya Idulfitri, program ini juga berdampak positif bagi lingkungan,” ujar Yusuf Didi.
Secara keseluruhan, Program Mudik Gratis BUMN 2026 berhasil memberangkatkan sebanyak 116.688 pemudik, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 104.000 peserta.