Hal itulah yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di mana penyusunan APBN untuk tahun anggaran berikutnya disusun dari jauh-jauh hari.
Misalnya, APBN 2022 disusun sejak Februari 2021. Pada saat penyusunan pemerintah hanya mempertimbangkan pandemi covid-19, tapi seiring berjalan waktu ada perang Rusia-Ukraina yang menyebabkan berbagai krisis di belahan dunia.
Baca Juga:
Diskon Listrik 50 Persen Serap Rp13,6 Triliun, Inflasi Lebih Terkendali
Itulah sebabnya pemerintah melakukan berbagai perubahan dalam APBN. Contohnya menambah anggaran subsidi, merevisi target pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun ini.
"Itu lah yang kita lakukan. Pembahasan butuh waktu lama di Kementerian Keuangan sebelum dibawa ke DPR," pungkasnya. [tum]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.