Dari sisi harga, rata-rata telur ayam ras secara nasional berada di kisaran Rp32.633 per kilogram.
Namun, disparitas harga antarwilayah masih cukup lebar, dengan harga tertinggi mencapai Rp113.846 per kilogram, sementara harga terendah tercatat sekitar Rp25.000 per kilogram.
Baca Juga:
Di Tengah Fenomena Eggflation, Produksi Telur Indonesia Melimpah dan Harga Stabil
Puji menilai perbedaan harga yang cukup mencolok antarwilayah menjadi sinyal penting bagi upaya pengendalian inflasi pangan.
"Pergerakan harga telur ayam ras perlu terus dicermati menjelang Ramadan," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Tomsi Tohir, mengingatkan bahwa tekanan inflasi hampir selalu terjadi menjelang perayaan Lebaran.
Baca Juga:
Pemerintah Bakal Berikan 'Subsidi' untuk Tekan Kenaikan Harga Telur
Namun, ia menegaskan bahwa lonjakan harga yang berlebihan tidak dapat dianggap sebagai hal yang wajar dan harus diantisipasi sejak dini.
"Kita sudah mengalami tahun ke tahun setiap mau Lebaran harga-harga pasti naik," katanya. "Kalau kenaikannya wajar saja tentu tidak masalah, tetapi seringkali naik tinggi."
Tomsi menjelaskan bahwa inflasi bulanan dalam kondisi normal berada di kisaran 0,3 persen.