Dalam struk tersebut, tercantum harga dasar Pertalite mencapai Rp16.088 per liter. Namun konsumen hanya membayar Rp10.000 per liter karena terdapat subsidi pemerintah sebesar Rp6.088 untuk setiap liter BBM yang dibeli.
Temuan itu langsung memicu pertanyaan publik. Pasalnya, harga dasar Pertalite yang memiliki RON 90 justru terlihat lebih tinggi dibandingkan Pertamax dengan RON 92 yang saat ini dijual sekitar Rp12.300 per liter di wilayah Jabodetabek.
Baca Juga:
Dari Kekhawatiran Jadi Kekuatan: Aksi Ibu-Ibu Prabumulih Ubah Lahan Kosong Jadi Sumber Ekonomi
Narasi dalam video yang beredar kemudian berkembang menjadi perdebatan soal logika harga BBM. Banyak warganet mempertanyakan alasan pemerintah memberikan subsidi kepada Pertalite, bukan kepada Pertamax yang dinilai memiliki kualitas lebih tinggi.
Dalam struk pembelian yang viral tersebut tertulis rincian harga dasar Pertalite Rp16.088 per liter, subsidi pemerintah Rp6.088 per liter, dan harga jual ke masyarakat sebesar Rp10.000 per liter.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.