Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat Tulus Abadi mengatakan keberadaan Galeri Budaya di Rest Area KM 99 dapat menjadi contoh bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya dalam menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Menurut Tulus, inovasi tersebut mampu memberikan kenyamanan sekaligus pengalaman yang lebih bermakna bagi masyarakat yang menggunakan jalan tol.
Baca Juga:
Infrastruktur IKN Capai Progres Signifikan, MARTABAT Prabowo-Gibran: Visi Besar Harus Dikawal Serius
"Kami sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Hutama Karya melalui anak usahanya, Hamawas, yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan bagi pengguna jalan," ujar Tulus dalam kegiatan penganugerahan Rekor MURI.
Tulus menilai pengintegrasian budaya ke dalam sebuah rest area menciptakan karakter tersendiri sekaligus memberikan nilai tambah bagi fasilitas pelayanan pengguna jalan.
"Sentuhan budaya yang dihadirkan melalui Galeri Budaya ini menjadi sebuah ciri khas yang kreatif dan memberikan nilai tambah bagi Rest Area KM 99," katanya.
Baca Juga:
Laba Bersih Hutama Karya Tumbuh 11,6% di 2025, Berkat Efisiensi
Menurut Tulus, inovasi tersebut berpotensi direplikasi pengelola jalan tol lainnya dengan menyesuaikan kekayaan budaya serta karakter daerah masing-masing.
"Inovasi seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BUJT lainnya untuk menghadirkan konsep serupa yang mengangkat potensi dan kearifan lokal di masing-masing daerah," ujar Tulus.
Melalui Galeri Singgah Daya, pengunjung Rest Area KM 99 dapat mengenal lebih dekat keberagaman suku dan budaya yang terdapat di Sumatera Utara.