Area panel infografis di dalam galeri menyajikan berbagai informasi mengenai suku dan budaya, artefak, alat musik tradisional, hingga rumah adat yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Sumatera Utara.
Galeri tersebut juga memiliki area Main Exhibition yang menghadirkan cerita rakyat dari Kabupaten Batu Bara agar pengunjung dapat mengenal lebih dekat kisah dan nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Infrastruktur IKN Capai Progres Signifikan, MARTABAT Prabowo-Gibran: Visi Besar Harus Dikawal Serius
Selain ruang pameran, Galeri Budaya dilengkapi zona Media Interaktif yang memungkinkan pengunjung terlibat langsung dalam berbagai aktivitas dan permainan edukatif.
Sejumlah permainan yang tersedia antara lain permainan memanah dan Magnifier Finding Kamaruddin yang dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif kepada pengunjung.
Melalui konsep tersebut, Galeri Budaya diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sekaligus mengapresiasi keberagaman budaya Sumatera Utara.
Baca Juga:
Laba Bersih Hutama Karya Tumbuh 11,6% di 2025, Berkat Efisiensi
Keberadaan galeri sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga dan memperkenalkan kearifan lokal agar tetap relevan serta dapat dinikmati masyarakat lintas generasi.
Galeri Budaya juga dikembangkan menjadi ikon dan brand image Rest Area KM 99 dengan menghadirkan identitas kuat yang membedakannya dari tempat istirahat dan pelayanan lainnya.
Konsep budaya yang melekat pada fasilitas tersebut diharapkan menjadikan TIP KM 99 sebagai salah satu rest area paling berkarakter di Sumatera sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang tidak berhenti ketika pengguna jalan meninggalkan jalan tol.