WAHANANEWS.CO, Jakarta - MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif lonjakan jumlah investor dan konsorsium global yang lolos dalam Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) gelombang kedua proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dikelola PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), anak perusahaan Danantara Investment Management (DIM).
“Masuknya 85 entitas dari berbagai negara dalam proyek PSEL menunjukkan bahwa dunia internasional mulai melihat Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau baru di kawasan Asia,” kata Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, Minggu (24/5/2026).
Baca Juga:
Sistem Kelistrikan Sumatra Berangsur Normal, ALPERKLINAS: PLN Bergerak Cepat dan Terukur
Menurut Tohom, lonjakan jumlah peserta dari 24 entitas pada gelombang pertama menjadi 85 entitas pada gelombang kedua menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas arah pembangunan nasional.
Ia menilai proyek PSEL bukan hanya bicara soal pengelolaan sampah, tetapi juga menyangkut transformasi ekonomi, ketahanan energi, dan masa depan industrialisasi hijau Indonesia.
“Ketika investor global dari Singapura, Jepang, Korea Selatan, India, Prancis hingga Tiongkok mulai masuk dalam proyek strategis lingkungan seperti ini, maka Indonesia sedang membangun posisi baru sebagai magnet investasi energi bersih dunia,” ujarnya.
Baca Juga:
Bareskrim Bongkar Fakta Blackout Sumatera, Polisi Pastikan Belum Ada Unsur Sabotase
Tohom mengatakan keterlibatan 16 perusahaan nasional dalam konsorsium proyek PSEL juga menjadi kabar positif karena menunjukkan industri dalam negeri mulai mampu bersaing dalam proyek infrastruktur berteknologi tinggi.
Menurutnya, arah kebijakan pemerintah yang mendorong kolaborasi antara investor global dan pelaku industri nasional akan mempercepat transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan rantai industri energi hijau di Indonesia.
“Ini adalah langkah besar menuju ekonomi sirkular modern yang akan menentukan daya saing Indonesia beberapa dekade ke depan,” katanya.