WAHANANEWS.CO, Jakarta - Perjalanan menuju Bali dan Bandung bakal semakin mudah setelah dua proyek jalan tol strategis menunjukkan perkembangan signifikan dan kini bergerak mendekati tahap penyelesaian.
Dua proyek tersebut adalah Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) yang akan memperkuat akses menuju kawasan timur Pulau Jawa dan Bali serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan yang menjadi jalur alternatif menuju Bandung.
Baca Juga:
Fungsional Nataru 2026/2027, 10 Ruas Jalan Tol Baru Dikebut
Mengutip data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Sabtu (15/8/2026), pembangunan Tol Prosiwangi Seksi 1 dan Seksi 2 dengan total panjang sekitar 24 kilometer telah rampung dan dipersiapkan memasuki tahap pengoperasian.
Dua ruas Tol Prosiwangi tersebut juga telah memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO), yakni ruas Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Kraksaan-Paiton sepanjang 11,20 kilometer.
"Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 24 kilometer telah rampung dan dipersiapkan menuju tahap pengoperasian," tulis BPJT.
Baca Juga:
Terus Dikebut, Begini Progres Proyek Tol Ciawi-Sukabumi!
Meski konstruksi kedua seksi telah selesai, pengoperasiannya masih harus menunggu hasil Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Simpang Susun Gending.
Simpang Susun Gending memiliki peran penting karena akan menjadi penghubung antara Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) dengan Jalan Tol Prosiwangi.
Sementara itu, pembangunan Tol Prosiwangi Seksi 3 yang membentang dari Paiton hingga Besuki juga telah mencapai progres konstruksi 100 persen.
Ruas Paiton-Besuki tersebut belum dioperasikan karena masih menjalani proses ULFO oleh BPJT sebagai bagian dari tahapan sebelum jalan tol dapat digunakan masyarakat.
Rampungnya sejumlah seksi Tol Prosiwangi menjadi bagian penting dalam pengembangan jaringan jalan tol menuju kawasan timur Pulau Jawa yang pada akhirnya akan semakin memudahkan perjalanan darat menuju Bali.
Di sisi lain, pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan juga terus dikebut untuk menghadirkan jalur alternatif yang dapat meningkatkan konektivitas Jakarta, Bekasi, Purwakarta, hingga Bandung.
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang tergabung dalam KSO WIKA-PP-KMK-HKI terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A untuk memastikan proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Hingga akhir Juni 2026, progres pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah mencapai 84 persen.
Capaian tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam penyelesaian konstruksi Paket 2A yang menjadi bagian dari proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
Sekretaris Perusahaan HKI Resnu Aditya Wuladarman mengatakan sejumlah pekerjaan utama masih berlangsung di lapangan untuk mengejar penyelesaian proyek.
"Hingga saat ini, HKI tengah mengerjakan sejumlah pekerjaan utama pada Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A," ujar Resnu dalam keterangannya.
Salah satu pekerjaan mayor yang menjadi fokus HKI adalah penyelesaian perkerasan jalan beton atau rigid pavement di sejumlah bagian jalur utama.
"Salah satu pekerjaan mayor yang tengah menjadi fokus adalah pekerjaan perkerasan jalan beton atau rigid pavement pada area mainroad Zona 3 dan Zona 4," katanya.
Keberadaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A nantinya diharapkan memperkuat konektivitas sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Jakarta, Jawa Barat, serta kawasan sekitarnya.
Jalan tol tersebut juga diproyeksikan menjadi jalur alternatif untuk meningkatkan aksesibilitas sekaligus mengurangi beban kendaraan pada koridor utama Jakarta-Cikampek yang selama ini menjadi salah satu jalur strategis nasional.
Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan secara keseluruhan ditargetkan rampung pada 2027 dan akan membentang sepanjang sekitar 62 kilometer.
Jalan tol tersebut akan menghubungkan kawasan Jatiasih di Bekasi dengan Sadang di Purwakarta sehingga membuka alternatif perjalanan dari kawasan Jakarta dan sekitarnya menuju Bandung.
Kehadiran Tol Jakarta-Cikampek II Selatan diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan menuju Bandung sekaligus membantu mengurai kepadatan pada jalur Jakarta-Cikampek yang selama ini menjadi koridor utama perjalanan menuju Jawa Barat.
Dengan Tol Prosiwangi yang semakin dekat menuju pengoperasian serta pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan yang terus dikebut, konektivitas darat menuju Bali dan Bandung bakal mendapatkan tambahan jalur strategis yang dapat memperlancar mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]