“Peserta kami ajak memahami pemilihan jenis daun, karakter kain, proses mordanting, penyusunan motif hingga teknik pengukusan yang tepat agar menghasilkan pola yang alami, estetis, dan tahan lama. Ini mencerminkan komitmen BPIFK terhadap praktik produksi yang berkelanjutan,” terangnya. Demikian dilansir dari laman kemenperingoid, Selasa (16/12).
[Redaktur: JP Sianturi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.