WahanaNews.co, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat kemajuan signifikan dalam pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden pada Tahun Anggaran 2026. Hingga akhir Mei 2026, sejumlah program strategis seperti pembangunan Sekolah Rakyat, revitalisasi madrasah, penanganan jalan dan irigasi daerah, hingga pembangunan kawasan pangan di Papua Selatan menunjukkan perkembangan yang positif.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan percepatan pelaksanaan program prioritas Presiden menjadi fokus utama Kementerian PU sepanjang 2026. Menurut dia, percepatan tersebut tetap dilakukan dengan mengedepankan prinsip ketepatan mutu, waktu, sasaran, serta akuntabilitas pelaksanaan anggaran.
Baca Juga:
Fakta Persidangan Ungkap Bayu Sugara Tinggalkan Lokasi Sebelum Penusukan, Kuasa Hukum Minta Hakim Objektif Menilai Perkara
"Percepatan program-program prioritas ini terus kami kawal lebih ketat dari sisi kesiapan pelaksanaan, hambatan lapangan, dan ketepatan jadwal, khususnya untuk akses jalan, pengendalian banjir, Sekolah Rakyat, dan jaringan irigasi," ujar Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Pada program Sekolah Rakyat, Kementerian PU mencatat progres fisik pembangunan 93 unit sekolah telah mencapai 67,50 persen dengan progres keuangan sebesar 44,33 persen. Sementara itu, program revitalisasi 856 madrasah mencatat progres fisik sebesar 41,88 persen dan progres keuangan 33,22 persen.
Di sektor konektivitas wilayah, program penanganan jalan daerah yang mencakup pembangunan dan peningkatan 408,57 kilometer jalan serta pembangunan 375,88 meter jembatan telah mencapai progres fisik 75,10 persen dan progres keuangan 59,49 persen.
Baca Juga:
Kabar Terbaru Tol Trans Sumatra: Lampung-Aceh Ternyata Belum Bisa Tersambung Tahun Ini
Sementara itu, program penanganan irigasi daerah dengan target layanan seluas 19.760 hektare menunjukkan capaian progres fisik 82,73 persen dan progres keuangan 38,36 persen.
Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan layanan jaringan irigasi di berbagai daerah.
Kementerian PU juga terus mempercepat pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan atau KSPEAN Wanam di Papua Selatan. Hingga akhir Mei 2026, program tersebut mencatat progres fisik sebesar 12,67 persen dan progres keuangan 2,63 persen.
Pembangunan kawasan tersebut meliputi pembukaan akses jalan sepanjang 138,5 kilometer, pengendalian banjir pada area seluas 7.503 hektare, serta pembangunan lahan pertanian seluas 4.870 hektare guna mendukung pengembangan sentra produksi pangan nasional.