Memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan penyelesaian penanganan permanen sekaligus peningkatan kualitas infrastruktur sanitasi hingga Oktober 2028. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah dan air limbah domestik yang lebih andal dan berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, serta memastikan layanan dasar tetap tersedia pascabencana.
Baca Juga:
Kementerian PU Tuntaskan 10 Ruas IJD di Bali, Dukung Konektivitas Pangan dan Pariwisata
Ke depan, Kementerian PU juga mengusulkan penerapan teknologi sanitasi ramah lingkungan melalui pengadaan Net-Zero Toilet 5.0 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan sanitasi yang lebih modern dan berkelanjutan.
Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sanitasi dan persampahan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga merupakan investasi sosial dan lingkungan jangka panjang guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.