Rp52 miliar untuk pembelian persediaan dan pembayaran kewajiban lancar
Rp28 miliar untuk efisiensi biaya operasional, seperti pengendalian biaya karyawan dan beban promosi
Baca Juga:
Pengelola KFC Indonesia Tekor hingga Rp 152 M, Ini Penyebabnya
Jika rencana ini disetujui, maka:
Kepemilikan Gelael Pratama naik dari 40% ke 41,18%
Kepemilikan Indoritel naik dari 35,84% ke 37,51%
Baca Juga:
Fakta-fakta Unik KFC yang Belum Banyak Diketahui Konsumen
Kepemilikan publik terdilusi dari 16,18% menjadi 14,27%
“Pemegang saham pengendali tetap adalah PT Gelael Pratama, dengan Elisabeth Gelael sebagai Ultimate Beneficial Owner,” tegas manajemen.
Rencana ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (16/5/2025) di Gedung Gelael, Jakarta.