WAHANANEWS.CO Jakarta – Kisah hidup Sehat Sutardja menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak selalu menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan.
Pria kelahiran Jakarta ini justru menemukan jalan menuju dunia teknologi berkat pengalaman masa kecilnya yang akrab dengan pemadaman listrik.
Baca Juga:
PLN Watch: Kritik Boleh, tapi Direksi Baru PLN Harus Diberi Kesempatan Membenahi Sistem
Rasa ingin tahu yang tumbuh sejak usia belia kemudian mengantarkannya mendirikan perusahaan semikonduktor raksasa Marvell Technology dan mengumpulkan kekayaan sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp23,55 triliun.
Perjalanan tersebut bermula pada era 1970-an ketika pemadaman listrik masih menjadi pemandangan yang lazim di Jakarta.
Saat sebagian besar anak seusianya menghabiskan waktu bermain sambil menunggu aliran listrik kembali menyala, Sehat yang saat itu baru berusia 13 tahun justru memilih menghabiskan waktunya mempelajari perangkat elektronik.
Baca Juga:
Direksi dan Komisaris Baru PLN Disorot, PLN Watch: Beri Kesempatan Bekerja Dulu
Di toko suku cadang mobil milik orang tuanya, ia sering membongkar radio-radio rusak untuk memahami fungsi setiap komponen yang ada di dalamnya.
Aktivitas sederhana itu perlahan menumbuhkan minat yang semakin besar terhadap dunia elektronika.
Bersama sang kakak, Pantas Sutardja, Sehat kemudian mulai melakukan berbagai percobaan membuat perangkat elektronik sederhana.