Pengalaman akademik dan profesional yang diperolehnya selama bertahun-tahun menjadi fondasi kuat untuk membangun perusahaan sendiri.
Mengutip situs resmi perusahaan, pada 1995 Sehat Sutardja bersama istrinya, Weili Dai, serta kakaknya, Pantas Sutardja, mendirikan Marvell Technology.
Baca Juga:
PLN Watch: Kritik Boleh, tapi Direksi Baru PLN Harus Diberi Kesempatan Membenahi Sistem
Perusahaan tersebut lahir dengan modal awal sekitar US$350.000 yang dihimpun dari keluarga.
Sejak awal, Marvell mengembangkan chip semikonduktor dengan pendekatan desain yang berbeda dari tren industri saat itu.
Produk pertama yang mereka ciptakan adalah chip untuk membaca hard drive.
Baca Juga:
Direksi dan Komisaris Baru PLN Disorot, PLN Watch: Beri Kesempatan Bekerja Dulu
Perjalanan membangun perusahaan tidak berjalan mulus. Chip buatan Marvell sempat berulang kali ditolak oleh calon pelanggan karena konsepnya dianggap belum meyakinkan.
Meski demikian, Sehat tetap percaya bahwa desain chip yang dikembangkannya mampu memberikan performa lebih tinggi dengan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan produk pesaing.
Keyakinan tersebut akhirnya terbukti. Seiring berjalannya waktu, Marvell Technology berkembang menjadi salah satu perusahaan semikonduktor terkemuka di dunia.