“Melalui Women Support Women, kami mendorong perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi, tidak hanya dengan memberikan akses dan peluang, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan, pendampingan, serta jejaring yang dapat memperkuat keberlanjutan usaha mereka,” jelas Kamia.
Selain itu, program Srikandi Goes to School/Campus juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan wawasan generasi muda melalui kegiatan edukasi di luar kurikulum formal.
Baca Juga:
Kemdiktisaintek dan PLN Bersinergi Kembangkan Energi Surya untuk Masa Depan
Program ini telah menjangkau 5.102 peserta dan 240 tenaga pendidik di 60 lokasi.
Sementara itu, Srikandi Sahabat Anak hadir untuk mendukung pemenuhan hak anak melalui edukasi, pendampingan, serta bantuan kebutuhan dasar.
Program ini telah menjangkau 16.591 anak serta melibatkan 301 guru dan pendamping di 83 sekolah dan lembaga, dengan nilai SROI sebesar 2,59.
Baca Juga:
Gandeng Produsen Batu Bara, PLN Akselerasi Transformasi Tambang Berbasis Energi Bersih
Di sektor kesehatan, Srikandi Care berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, termasuk melalui edukasi gizi serta upaya penurunan angka stunting.
Program ini telah menjangkau 7.309 ibu dan 3.249 anak dengan nilai SROI sebesar 2,68.
Adapun Inspiring Srikandi menjadi wadah pengembangan kapasitas internal perempuan di lingkungan PLN melalui berbagai pelatihan nonkedinasan.