Program ini telah diikuti oleh lebih dari 8.400 peserta yang mendapatkan pembekalan keterampilan dan peningkatan kompetensi diri.
Rahmawatie Datau, Ketua Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo saat memberikan edukasi tentang kelistrikan kepada lebih dari 200 Siswa SMKN 1 Gorontalo pada acara Srikandi PLN #GoesToSchool.
Baca Juga:
Kemdiktisaintek dan PLN Bersinergi Kembangkan Energi Surya untuk Masa Depan
“Seluruh program ini yang kami jalankan dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan. Kami percaya bahwa ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga dan masyarakat juga akan ikut tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin luas,” tambah Kamia.
Salah satu penerima manfaat program ini, Lanny Juliana Mogot dari Manado, Sulawesi Utara, mengaku merasakan dampak nyata dari program Women Support Women dalam mengembangkan usahanya sebagai pelaku UMKM.
“Program ini benar-benar membantu kami untuk berkembang. Kami tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga ilmu dan pendampingan dalam menjalankan usaha. Sekarang kami lebih percaya diri untuk meningkatkan usaha dan menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.
Baca Juga:
Gandeng Produsen Batu Bara, PLN Akselerasi Transformasi Tambang Berbasis Energi Bersih
Melalui implementasi Srikandi Movement, PLN optimistis dapat terus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.
Program ini diharapkan mampu memperkuat posisi perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan inklusif di Indonesia (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.