"Sebagian besar cuaca dingin dan menyedihkan," kata Wakil Presiden Energi Berjangka di Mizuho Securities, Robert Yawger.
Perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina tampaknya tidak menjadi pendorong utama situasi penawaran-permintaan untuk gas alam.
Baca Juga:
Sanksi Barat Tak Berguna, Rusia Jadi 'Raja Gas' untuk China
AS telah memaksimalkan jumlah gas alam cair (LNG) yang dapat dikirim ke Eropa ketika mencoba untuk menghentikan energi Rusia.
Beberapa analis percaya lonjakan gas alam ini relatif tidak akan berlangsung lama.
"Mereka tidak akan tetap setinggi ini selamanya," kata Manajer Portofolio Tortoise, Thummel. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.