Pada 2025, sektor pariwisata tercatat menyumbang Rp945,7 triliun atau setara 3,97 persen terhadap produk domestik bruto.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta orang atau tumbuh 10,7 persen secara tahunan, dengan kontribusi devisa sebesar 18,91 miliar dolar AS.
Baca Juga:
DPRD Toba Dalam Rangka Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses Soroti Peningkatan Infrastruktur Pariwisata Kabupaten Toba
Sektor ini juga menopang sekitar 25,91 juta tenaga kerja di Indonesia.
Dalam upaya menjaga daya saing, pemerintah mendorong perluasan kebijakan Bebas Visa Kunjungan ke lebih banyak negara potensial.
Kajian World Travel and Tourism Council menunjukkan kebijakan bebas visa sejak 2015 mampu meningkatkan pertumbuhan wisatawan hingga 15 persen per tahun dan menciptakan sekitar 400.000 lapangan kerja.
Baca Juga:
DPR Minta Bali Jadi Prioritas Anggaran, Kontribusi Devisa Capai 44 Persen
Saat ini, pemerintah telah mengidentifikasi 20 negara potensial untuk perluasan kebijakan tersebut.
Selain itu, penguatan pasar domestik dinilai penting dengan memanfaatkan momentum libur Lebaran sebagai pendorong utama.
Strategi micro-tourism menjadi salah satu pendekatan dengan mengembangkan destinasi dalam radius perjalanan darat untuk pengalaman wisata yang lebih mendalam.