Hanif menjelaskan bahwa program PROPER berfungsi sebagai panduan strategis bagi dunia usaha dalam menerapkan prinsip ekonomi hijau.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menilai kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mendorong pelaku industri untuk melampaui standar tersebut melalui inovasi dan kontribusi nyata terhadap lingkungan.
Baca Juga:
Pemeliharaan Jaringan, Ini Rencana Lokasi Terdampak Padam Listrik PLN di Kota Sorong, Kamis dan Sabtu
“Hari ini tentu menjadi hari yang berbahagia untuk kita semua. Yang hadir di depan saya ini sejatinya adalah tokoh-tokoh yang kemudian memberi arah lingkungan hidup di nasional. Sekali lagi terima kasih,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Darmawan Prasodjo menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada PLN.
Ia menekankan bahwa dalam lima tahun terakhir, PLN terus mempercepat langkah transformasi energi melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan emisi karbon, serta pengelolaan limbah yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Baca Juga:
Dukung Ibadat Jumat Agung, PLN UID Jakarta Raya Siagakan Listrik Berlapis
“Terima kasih kami sampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup atas penghargaan yang diberikan. Bagi PLN, PROPER bukan sekadar kepatuhan, melainkan akselerasi transformasi. Komitmen kami adalah menyediakan listrik andal yang memberi nilai bagi lingkungan dan kesejahteraan,” ucap Darmawan.
Lebih lanjut, Darmawan menegaskan bahwa PLN akan terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini bisnis.
Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions pada tahun 2060, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas program pemberdayaan masyarakat.