Saat ini, pemanfaatan hidrogen yang sebelumnya belum optimal telah dikembangkan menjadi jaringan GHP yang tersebar di 22 lokasi di seluruh Indonesia, dengan total kapasitas produksi mencapai 203 ton per tahun.
Ke depan, green hydrogen ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih luas, termasuk sebagai campuran bahan bakar PLTU (co-firing), bahan bakar transportasi ramah lingkungan, hingga kebutuhan industri.
Baca Juga:
Pemeliharaan Jaringan, Ini Rencana Lokasi Terdampak Padam Listrik PLN di Kota Sorong, Kamis dan Sabtu
”Harapannya, inisiatif-inisiatif yang kami jalankan ini bukan hanya berdampak positif terhadap pelestarian lingkungan, namun juga dapat memberikan multiplier effect dengan mendorong terciptanya lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” pungkas Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.