Sementara itu, di Jawa Timur, PLN memastikan daya mampu pasok pembangkit berada dalam kondisi memadai.
Keandalan pelaksanaan berbagai kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah tersebut juga didukung oleh 5.524 personel dan 1.309 unit peralatan pendukung.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Pengawasan Optimal Dibutuhkan untuk Kestabilan Interkoneksi Sistem Listrik Se-Kalimantan
Peralatan tersebut mencakup genset, UPS, gardu bergerak, armada crane, skylift, serta kendaraan operasional.
Di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, PLN menyiagakan 2.430 personel dan 287 peralatan distribusi.
Seluruhnya ditempatkan di 79 posko siaga dan 61 lokasi prioritas. Selain itu, sebanyak 471 kendaraan operasional disiapkan untuk menunjang mobilitas petugas sekaligus mempercepat proses penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Baca Juga:
Perbaikan Sistem di PLN Harus Didukung Masyarakat, ALPERKLINAS: Ini Kerja Strategis untuk Negeri
Pengamanan juga dilakukan di kawasan Indonesia Timur. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), PLN mengerahkan 1.406 personel untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dukungan tersebut diperkuat dengan 133 unit peralatan, 321 kendaraan operasional, serta kesiapan material cadang untuk mempercepat pemulihan jika terjadi gangguan di lokasi prioritas.
Petugas PLN sedang melakukan pengujian UPS Mobile untuk menunjang kelistrikan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Lapangan Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar pada Senin, 17 Agustus 2026.