Jika pada awal 2025 masih terdapat sekitar 70 desa yang belum berlistrik, kini jumlah tersebut berkurang menjadi 43 desa pada 2026.
“Kami berharap penyelesaian desa yang menjadi carry over tahun 2025 maupun tambahan Program Lisdes 2026 dapat segera dituntaskan sehingga seluruh desa yang tersisa memperoleh akses listrik. Kami mengapresiasi dukungan PLN,” ujar Sherly.
Baca Juga:
PLN Teken Kerja Sama PSEL Bali, Percepat Pengolahan Sampah Menjadi Listrik Ramah Lingkungan
Dukungan serupa juga disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Ia memastikan pemerintah daerah siap memberikan kemudahan perizinan serta memperkuat koordinasi dengan PLN demi mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayahnya.
“Kami siap mendukung percepatan pembangunan kelistrikan di Sulawesi Tengah. Jika ada kendala di lapangan, segera sampaikan kepada pemerintah daerah. Listrik merupakan fondasi penting bagi investasi, pelayanan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Anwar (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.