Fasilitas yang disiapkan meliputi alat pelindung diri, perlengkapan dapur umum, perahu karet dan perahu fiber untuk evakuasi, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi pengungsi.
Tak hanya itu, sebagai bagian dari upaya mitigasi berbasis lingkungan, PLN UIP Sulawesi juga melakukan penanaman sebanyak 400 pohon.
Baca Juga:
Gandeng Produsen Batu Bara, PLN Akselerasi Transformasi Tambang Berbasis Energi Bersih
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (topi merah) dan General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (kemeja putih) saat rangkaian kegiatan Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji SOP Kampung Siaga Bencana yang digelar pada Senin (13/4/2026) di Anjungan MNEK, Kawasan CPI Makassar.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya serap air di kawasan tersebut sekaligus mengurangi risiko banjir yang hampir setiap tahun terjadi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam memperkuat program Kampung Siaga Bencana.
Baca Juga:
Dukung Aktivitas WFH, PLN Tawarkan Promo Tambah Daya Listrik Setengah Harga
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk PLN UIP Sulawesi. Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang, karena itu kesiapsiagaan menjadi sangat penting. Semoga kelompok ini dapat menjadi garda terdepan yang tangguh dan sigap saat dibutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi PLN untuk terus menghadirkan kontribusi nyata melalui program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (topi merah) dan General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (kemeja putih) saat rangkaian kegiatan Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji SOP Kampung Siaga Bencana yang digelar pada Senin (13/4/2026) di Anjungan MNEK, Kawasan CPI Makassar.