Sementara itu, Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, Bagas Haryotejo, mengatakan meningkatnya kesadaran masyarakat Arab Saudi terhadap gaya hidup sehat menjadi peluang besar bagi produk herbal Indonesia untuk masuk dan berkembang di negara tersebut.
Untuk memastikan keberlanjutan kerja sama, ITPC Jeddah melakukan verifikasi terhadap kredibilitas importir sebelum penandatanganan kerja sama dilakukan.
Baca Juga:
Indonesia Raih Kemenangan Parsial di WTO, Pemerintah Perjuangkan Akses Ekspor Fatty Acid ke Uni Eropa
“Langkah ini penting untuk memberikan rasa aman bagi eksportir Indonesia dan memastikan mitra usaha memiliki kredibilitas yang baik. Kami berkomitmen mengawal proses ini agar pengiriman perdana berjalan lancar. Terlebih, mitra di Arab Saudi telah menyatakan komitmennya untuk melakukan pemesanan lanjutan apabila produk diterima dengan baik oleh pasar,” ujar Bagas.
Dalam kerja sama tersebut, PT Dami Sariwana akan mengekspor tiga produk herbal unggulan, yakni suplemen vitalitas pria, suplemen penurun gula darah, dan produk pelangsing tubuh.
Pada tahap awal, pengiriman akan dilakukan sebanyak satu kontainer yang dijadwalkan berangkat pada Juli mendatang setelah memenuhi seluruh persyaratan dan standar dari Saudi Food and Drug Authority (SFDA).
Baca Juga:
Mendag Dorong Epson Tingkatkan Ekspor dengan Manfaatkan Perjanjian Dagang Indonesia
PT Dami Sariwana merupakan produsen produk kesehatan berbahan alami yang berbasis di Serpong, Tangerang, dan merupakan salah satu perusahaan binaan PPSDMEJP Kemendag.
Taswan Wimala Putra menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan ITPC Jeddah dalam membantu perusahaan menembus pasar Arab Saudi.
“Kami berharap keberhasilan ini menjadi pintu masuk strategis bagi produk-produk kami untuk menjangkau pasar yang lebih luas di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya,” kata Taswan.