WAHANANEWS.CO, Jakarta - Investasi jumbo Danantara Indonesia terus bergulir, dengan nilai realisasi yang kini telah menembus Rp225 triliun melalui 26 proyek yang tersebar dalam sejumlah tahap pengembangan.
CEO BPI Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan investasi tersebut dijalankan melalui dua tahap dengan proyek yang tersebar di berbagai daerah.
Baca Juga:
Danantara Tutup 290 BUMN, Rosan Targetkan Cuma Tersisa 300 Perusahaan
Pada tahap pertama, Danantara mengerjakan enam proyek yang tersebar di 13 daerah, kemudian pengembangan investasi dilanjutkan dengan penambahan 13 proyek baru pada tahap kedua.
"Pertama di tahap pertama ada 6 proyek di 13 daerah, tahap kedua di 13 proyek tambahan sehingga total yang kami lakukan investasinya adalah Rp 225 triliun," kata Rosan dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027, Jumat (14/8/2026).
Rosan menjelaskan berbagai proyek yang mendapatkan investasi tersebut mencakup sejumlah bidang strategis yang menjadi fokus pengembangan Danantara.
Baca Juga:
Janin MATI di Ruang Tunggu. RS Annisa Kota Jambi Diduga Abaikan IBu Hamil
Danantara juga menerapkan sistem pemantauan secara berkala untuk memastikan pelaksanaan setiap proyek berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Perkembangan masing-masing proyek dipantau melalui sistem dashboard yang memungkinkan manajemen mengetahui kemajuan investasi secara real-time.
"Itu di berbagai bidang, itu gambarnya dan kita ini pantau secara dashboard setiap harinya sehingga kita bisa memantau perkembangannya," ucap Rosan.