Seluruh peralatan yang terhubung ke jaringan listrik akan mengonsumsi energi dari sumber yang sama, sehingga pengurangan kWh dihitung dari total pemakaian listrik secara keseluruhan.
Selain mekanisme pemakaian, pelanggan juga perlu memahami bahwa dalam setiap transaksi pembelian token listrik prabayar terdapat sejumlah komponen biaya yang dipotong di awal.
Baca Juga:
Cara Klaim Token Listrik Gratis Lewat Aplikasi PLN Mobile
Komponen tersebut meliputi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya ditetapkan oleh pemerintah daerah, serta biaya administrasi yang disesuaikan dengan kanal atau metode pembelian.
Khusus untuk transaksi dengan nilai di atas Rp5.000.000, juga dikenakan bea meterai sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai gambaran, pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300 volt ampere (VA) yang membeli token listrik senilai Rp100.000 tidak akan menerima energi listrik senilai penuh nominal tersebut.
Baca Juga:
Pemerintah Tetapkan Tarif Token Listrik PLN 5–11 Januari 2026
Setelah dipotong PPJ dan biaya administrasi, nilai yang dikonversi menjadi energi listrik umumnya berada di kisaran Rp90.000 hingga Rp94.000.
Dengan tarif listrik rumah tangga daya 1.300 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, nilai tersebut setara dengan sekitar 63 hingga 65 kWh.
Ilustrasi petugas PLN ketika memastikan instalasi listrik prabayar pelanggan berjalan dengan baik. Layanan prabayar memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengatur pemakaian listrik sejak awal sesuai kebutuhan.