Jumlah inilah yang akan masuk ke meteran listrik pelanggan dan secara bertahap berkurang sesuai dengan penggunaan listrik sehari-hari.
Gregorius menegaskan bahwa sistem token listrik prabayar memberikan kendali langsung kepada pelanggan dalam mengatur pola konsumsi listrik rumah tangga.
Baca Juga:
Jangan Salah Kaprah, PLN Tegaskan Token Listrik Tidak Lebih Boros
“Token listrik prabayar merupakan pembelian energi, bukan sekadar nominal rupiah. Seluruh perhitungannya dilakukan secara transparan dan tercatat di sistem. Sederhananya, token listrik adalah alokasi pemakaian listrik yang akan terus berkurang saat listrik digunakan,” kata Gregorius.
Dengan pemahaman yang tepat mengenai cara kerja listrik prabayar, pelanggan diharapkan tidak lagi menyamakan token listrik dengan pulsa seluler.
Selain itu, pelanggan juga dapat lebih bijak dalam merencanakan kebutuhan energi listrik sesuai penggunaan, sehingga konsumsi listrik menjadi lebih terkontrol dan efisien (Seremoadver).
Baca Juga:
PLN Hadirkan Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Listrik di PLN Mobile Dapat Voucher Rp10.000
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.