Kementerian Luar Negeri Irak mengatakan pihaknya "menyambut baik" gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. Irak juga menyerukan "dialog yang serius dan berkelanjutan" antara kedua negara.
"Menyerukan untuk membangun langkah positif ini dengan meluncurkan jalur dialog yang serius dan berkelanjutan yang membahas akar penyebab perselisihan dan memperkuat kepercayaan timbal balik," demikian unggahan mereka di X.
Baca Juga:
Trump: Perang Iran Akan Segera Diakhir
11. Pertemuan Tatap Muka antara AS-Iran
Gedung Putih sedang mempertimbangkan pembicaraan tatap muka dengan Iran tetapi belum final. Hal ini dikatakan Sekretaris Pers Karoline Leavitt pada hari Selasa.
"Ada diskusi tentang pembicaraan tatap muka, tetapi belum ada yang final sampai diumumkan oleh Presiden atau Gedung Putih," kata Leavitt setelah Iran mengatakan setuju untuk memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat pada hari Jumat di Pakistan.
Baca Juga:
Perang di Timur Tengah Makin Tak Terkendali, AS Rancang Serangan Darat ke Iran
12. Nasib Selat Hormuz
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran telah menyampaikan pernyataan atas nama Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Ia mengatakan bahwa "jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata akan menghentikan operasi pertahanan mereka".
"Untuk jangka waktu dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan," tegasnya.