Setelah putaran baru perintah pengungsian paksa ini, yang telah terjadi hampir setiap hari dalam seminggu terakhir, Khodr dari Al Jazeera mengatakan bahwa salah satu dari sedikit rumah sakit yang tersisa di daerah tersebut berada di zona pengungsian.
"Hanya ada tiga yang tersisa di seluruh distrik Tyre, dan masih ada orang yang tinggal di sini. Setidaknya 100.000 orang masih tinggal di sini," katanya.
Baca Juga:
Gencatan Senjata Dilanggar, Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 14 Orang
Sehari sebelumnya yakni Selasa, sedikitnya 13 orang juga dilaporkan tewas dalam serangan di sejumlah kota di Lebanon selatan. Dua korban di antaranya merupakan paramedis Pertahanan Sipil Lebanon, yakni Hussein Jaber dan Ahmad Noura, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Kementerian Kesehatan Lebanon pada Rabu melaporkan setidaknya 512 orang telah tewas selama periode gencatan senjata. Dengan demikian, total korban tewas sejak invasi dan pemboman Israel dimulai pada 2 Maret mencapai 2.896 orang.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.