Sejak 7 Oktober, tentara Israel telah mendirikan dua pusat kesehatan mental di bagian selatan negara tersebut.
Selain itu, sebuah hotline juga telah diluncurkan, memberikan akses kepada personel militer untuk berkonsultasi dengan psikolog dan psikiater guna mendapatkan dukungan.
Baca Juga:
Israel Menolak Serahkan Masjid Ibrahimi, Tutup Semua Akses untuk Idulfitri
Sebelumnya, dilaporkan oleh tentara Israel bahwa jumlah korban tewas sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 401 personel militer dan perwira.
Tentara Israel kembali mengebom Jalur Gaza pada Jumat pagi pekan lalu setelah menyatakan berakhirnya jeda kemanusiaan selama seminggu.
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza telah melewati lebih dari 16 ribu korban sejak dimulainya konflik pada 7 Oktober. Sementara korban tewas resmi di Israel mencapai 1.200 orang.
Baca Juga:
Serangan Udara Israel di Gaza Makin Brutal, Korban Sipil dan Jurnalis Berjatuhan
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.