Pemimpin Minoritas Senat dari Partai Demokrat AS, Chuck Schumer, mengkritik keras sikap Trump yang dianggapnya bertindak seperti orang gila. Schumer menilai ancaman serangan terhadap infrastruktur sipil adalah sebuah potensi kejahatan perang yang memalukan bagi Amerika Serikat.
"Selamat Paskah, Amerika. Saat Anda pergi ke gereja dan merayakan bersama teman serta keluarga, Presiden Amerika Serikat justru mengoceh seperti orang gila yang tidak terkendali di media sosial. Dia mengancam kemungkinan kejahatan perang dan mengasingkan sekutu. Inilah dia, tapi ini bukan siapa kita. Negara kita layak mendapatkan yang jauh lebih baik," tegas Schumer melalui akun X miliknya.
Baca Juga:
Tujuh Kapal Malaysia Bebas Meluncur di Selat Hormuz, Anwar: Cukup Telepon Iran Sekali
Pakar hukum internasional dari Universitas Yale, Oona A. Hathaway, menambahkan bahwa serangan terhadap objek sipil seperti pembangkit listrik dan jembatan tidak memiliki dasar hukum yang sah dalam peperangan. Ia memperingatkan konsekuensi hukum internasional bagi AS jika ancaman Trump benar-benar dilaksanakan.
"Jika serangan yang diancamkan ini dilakukan, itu akan merupakan kejahatan perang. Menyengsarakan penduduk sipil demi daya tawar bukanlah hal yang sah menurut hukum," pungkas Hathaway.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.