Langkah serupa sebelumnya telah dilakukan oleh kota Dimona yang lebih dahulu membuka tempat perlindungan sebagai bentuk partisipasi sipil.
Pembukaan tempat perlindungan itu dilakukan meski otoritas militer Israel belum mengeluarkan perintah atau peringatan resmi terkait ancaman serangan langsung.
Baca Juga:
3.428 Tewas, 10.000 Ditahan: Dunia Kecam Kekerasan Brutal di Iran
Seluruh perkembangan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tekanan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran.
Tekanan itu menguat sejak meletusnya gelombang protes rakyat di Iran pada akhir Desember 2025 yang memicu sorotan internasional.
Sejumlah pejabat di Washington dan Tel Aviv sebelumnya melontarkan pernyataan yang menyiratkan harapan akan terjadinya perubahan rezim di Iran.
Baca Juga:
Isu Hukum Mati Pengunjuk Rasa Dibantah Otoritas Pengadilan Iran
Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah dalam status siaga tinggi, seiring potensi eskalasi konflik yang melibatkan kekuatan regional dan global.
Dalam perkembangan terkait, Kementerian Pertahanan AS memindahkan gugus tugas kapal induk dari Laut China Selatan ke wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS atau CENTCOM yang mencakup Timur Tengah.
Perpindahan tersebut melibatkan satu gugus tempur yang berpusat pada kapal induk USS Abraham Lincoln dan dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan Washington–Teheran.