Selain armada laut, AS juga mengerahkan jet tempur F-35, pesawat pengebom, dan pesawat tanker ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
Sebagai markas terdepan CENTCOM, Pangkalan Udara Al Udeid dinilai sangat krusial dalam memproyeksikan kekuatan udara Amerika di kawasan.
Baca Juga:
3.428 Tewas, 10.000 Ditahan: Dunia Kecam Kekerasan Brutal di Iran
Kehadiran kekuatan besar di pangkalan tersebut disebut dapat memperkuat efek pencegahan sekaligus memperluas jangkauan operasi militer AS di seluruh Timur Tengah.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump untuk sementara menarik kembali ancamannya untuk menyerang Iran pada Rabu (14/1/2026).
“Dan tidak ada rencana untuk eksekusi, jadi saya telah diberitahu hal itu dari sumber yang dapat dipercaya,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Baca Juga:
Isu Hukum Mati Pengunjuk Rasa Dibantah Otoritas Pengadilan Iran
Trump menyebut dirinya diyakinkan bahwa eksekusi terhadap para demonstran telah dihentikan dan tidak ada hukuman mati yang akan dijatuhkan.
Trump juga kembali menyatakan bahwa AS siap “membantu” rakyat Iran dan akan bersiaga jika pemerintah Iran mulai menembaki para demonstran.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.