Mandat tersebut juga mencakup upaya demiliterisasi Gaza, termasuk penghancuran infrastruktur militer serta pelucutan senjata kelompok bersenjata non-negara.
Meski demikian, implementasi mandat ini dinilai masih menyisakan sejumlah tantangan dan pertanyaan, terutama terkait mekanisme pengawasan dan koordinasi di lapangan.
Baca Juga:
Trump Ngamuk Lagi: Ancam Tarif Impor 100 Persen Jika Kanada Akur dengan China
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB menyebutkan bahwa ISF memiliki kewenangan untuk menggunakan kekuatan apabila diperlukan demi menjalankan mandatnya.
Namun, aturan pelibatan pasukan secara rinci masih terus dibahas bersama negara-negara yang berpartisipasi dalam misi internasional tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.