Aktivitas ekonomi di tingkat lokal pun mulai bergerak. Pasar-pasar di Gaza kembali dipenuhi berbagai kebutuhan pokok, termasuk sayuran, buah-buahan, ayam, dan telur.
Selain itu, anak-anak menerima perlengkapan bermain dan rekreasi sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial akibat dampak konflik berkepanjangan.
Baca Juga:
ASEAN Tetap Jalin Hubungan dengan Myanmar, Kao Kim Hourn Tekankan Kepentingan Rakyat
Dalam sektor layanan dasar, UNICEF bersama para mitranya telah menyediakan akses air bersih bagi lebih dari 1,6 juta warga.
Bantuan lainnya berupa selimut dan pakaian musim dingin juga telah disalurkan kepada sekitar 700.000 orang guna membantu mereka bertahan di tengah suhu ekstrem.
Layanan kesehatan anak turut menunjukkan kemajuan. Unit perawatan intensif anak di Rumah Sakit Al Shifa, Kota Gaza, telah kembali beroperasi.
Baca Juga:
Tiongkok Desak Gencatan Senjata Menyeluruh dan Berkelanjutan di Jalur Gaza
Selain itu, kampanye vaksinasi anak tahap kedua saat ini sedang berlangsung, sementara jumlah fasilitas layanan gizi yang mendapat dukungan UNICEF meningkat menjadi 196 lokasi.
Sementara itu, WFP melaporkan peningkatan signifikan dalam kapasitas operasionalnya selama 100 hari terakhir.
Setiap bulan, lebih dari satu juta orang menerima bantuan pangan penuh dari organisasi tersebut.