"IDF (Angkatan Bersenjata Israel) melancarkan sejumlah serangan terhadap infrastruktur Hibzullah, termasuk pos-pos pemantauan," demikian pernyataan militer Israel pada Jumat (20/10) pagi.
"Selain itu, beberapa jet tempur IDF menyerang tiga teroris yang berusaha meluncurkan rudal-rudal antitank ke arah Israel," imbuh pernyataan tersebut.
Baca Juga:
Israel Menolak Serahkan Masjid Ibrahimi, Tutup Semua Akses untuk Idulfitri
Otoritas Israel secara terus-menerus mengevakuasi warganya di sepanjang perbatasan utara, ketika pasukan cadangan dan barisan tank serta kendaraan lapis baja bergerak ke area tersebut.
Kelompok Hibzullah, satu-satunya faksi bersenjata di Lebanon yang tidak melucuti senjatanya setelah perang sipil tahun 1975-1990 silam, terakhir kali terlibat perang besar dengan Israel tahun 2006 lalu.
Perang itu menewaskan lebih dari 1.200 orang di Lebanon, yang sebagian besar warga sipil, dan menewaskan 160 orang di Israel, yang sebagian besar tentara, dalam konflik yang meninggalkan luka mendalam dan membuat perbatasan dipenuhi senjata.
Baca Juga:
Serangan Udara Israel di Gaza Makin Brutal, Korban Sipil dan Jurnalis Berjatuhan
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.